BANGKA Berita Heboh Kriminal News

Terkait Aduan Laporan Miras, Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang Malah Ringkus Pelaku Penimbunan Dan Perniagaan Rokok Ilegal Senilai 1M Lebih

Pangkalpinang, kabarbelitung.co.id – Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang berhasil meringkus pelaku dugaan tindak pidana penimbunan dan perniagaan rokok dengan tidak dilekati pita cukai dan dengan menggunakan pita cukai yang tidak sesuai dengan jenis atau golongan. Bertempat di Jln. Bandes Kelurahan Asam, Kota Pangkalpinang.

Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana Zeviansyah melalui Waka Polres Kompol Teguh Setiawan saat menggelar konferensi pers, Selasa (10/8/2021) di gedung Mapolres Pangkalpinang mengungkapkan Kronologis Penangkapan para pelaku dugaan tindak pidana penimbunan dan perniagaan rokok dengan tidak dilekati pita cukai.

“Terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat ke pihak Polres Pangkalpinang, Senin (09/08/2021) sekitar pukul 17.00 Wib terkait beredarnya minuman beralkohol dari luar negeri dengan berbagai merek, yang dijual diwilayah Kota Pangkalpinang tepatnya berada di jalan Bandes, Kelurahan Asam, Pangkalpinang.

“Usai menerima laporan masyarakat tersebut, pihak Polres Pangkalpinang di bawah koordinasi Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP M Adi Putra langsung menerjunkan Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang guna menindaklanjuti informasi laporan masyarakat kasus ini.

“Sesampai di tempat yang dicurigai sebagai tempat penyimpanan minuman berakohol dari luar negeri tersebut, Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang langsung mengamankan AY (21) seorang supir, warga asal lingkungan Jalan Bina Marga No.279 B RT/RW 003/004 Kelurahan Asam Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, yang pada saat itu sedang berada di rumah yang di duga menjadi tempat penyimpanan atau gudang penyimpanan minuman berakohol dari luar negeri tersebut.

“Saat itu AY kebetulan sedang berada di rumah yang diduga menjadi tempat penyimpanan atau gudang penyimpanan minuman beralkohol dari luar negeri tersebut. Namun sewaktu diamankan awalnya AY di hadapan petugas ia sempat mengelak tidak tahu dan mengakui bahwa dia hanya sebagai bekerja atau sebagai sopir untuk menjual rokok.

Begitu pula saat diinterogasi AY pun lagi-lagi menjawab tidak tahu apa isi rumah tersebut, namun selanjutnya Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang pun berkoordinasi dengan ketua RT setempat karena rumah itu diduga menyimpan minuman beralkohol dari luar negeri tersebut dalam keadaan terkunci.” Ujar Wakapolres.

“Setelah berkoordinasi dengan ketua RT setempat barulah Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang melakukan upaya paksa dengan cara mendobrak pintu rumah tersebut, setelah terbuka Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang langsung masuk dan mengecek tumpukan kardus yang mana diduga berisi rokok tanpa cukai.

“Tumpukan kardus tersebut berupa rokok dengan berbagai merek yang diduga tidak memiliki cukai resmi dari pemerintah. Kemudian, tim Buser Naga Polres Pangkalpinang melakukan intrograsi lebih lanjut terhadap AY, namun AY menjawab tidak tahu apa-apa terhadap barang yang berada dalam rumah tersebut.

Kemudian sejumlah rokok tanpa cukai tersebut langsung diamankan oleh tim Buser Naga Polres Pangkalpinang lantaran diduga tidak mempunyai ijin resmi, dan sewaktu tim Buser Naga Polres Pangkalpinang sedang mengamankan rokok tersebut untuk hendak
dibawa ke Polres Pangkalpinang tiba-tiba datanglah 1 (satu) unit mobil Avanza warna putih.

“Dari dalam mobil lalu turunlah 2 orang laki-laki dari dalam mobil yang mana di dalam mobil juga terdapat kardus yang berisi rokok ilegal tersebut, lalu kedua orang laki-laki tersebut juga langsung diamankan oleh Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang.” Terang Kompol Teguh.

“Ke dua pria itu diketahui bernama Ha dan HD (35) warga asal Muntok Kabupaten Bangka Barat, tinggal ngekos di Kost Chika Kawasan Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang. Sementara seorang lagi pria itu diketahui SB (51) warga jalan Kartini RT/RW 003/002 Kelurahan Selindung, Kecamatan Pangkal Balam Kota Pangkalpinang.

“Kedua pria ini saat itu diduga baru pulang dari menjual rokok ilegal tersebut, dan mengakui bahwa rokok-rokok tersebut milik IR yang kini berstatus DPO dalam pengejaran oleh kepolisian.

“Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang langsung mengamankan kardus-kardus yang berisikan rokok ilegal tersebut, yang mana kardus yang diamankan sebanyak dengan total 124 kardus.

“Dari 124 kardus itu yang terdiri dari 106 dus masih berisi penuh dan 18 dus tidak penuh lagi, dan dari 124 dus ditemukan berbagai macam merk tersebut sebanyak 1.984.000 batang rokok.” Ujarnya.

“Ketiga pelaku tersebut berikut barang barang bukti (BB) beragam merek yakni rokok merk X-Pro, Tabaco, Maxxis, Tabaco Xtra dan rokok merek Orange, dibawa ke Polres Pangkalpinang guna untuk diproses penyelidikan lebih lanjut.

“Modus operandinya pelaku melakukan dugaan tindak pidana penimbunan dan perniagaan rokok dengan tidak dilekati pita cukai dan dengan menggunakan pita cukai yang tidak sesuai dengan jenis atau golongan.

“Nah jika dirupiahkan atau ditaksir nilainya mencapai angka sebesar Rp.1.071.360.000 atau Rp 1 Miliar lebih.

“Dan terkait kasus ini para pelaku dianggap telah melanggar UU RI Nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai.

“Serta terhadap perkara tersebut akan di limpahkan ke Kantor Wilayah Bea Cukai Pangkalpinang untuk proses lebih lanjut.” Tegas Wakapolres Pangkalpinang Kompol Teguh.

(Andi.M/Hms)