Belitung Health News

Innalillahi Wainnailaihi rojiun, Pasien Nomor 1760 Pasien Ke 5 Yang Meninggal Dikarenakan Covid-19 Di Kabupaten Belitung

Belitung, kabarbelitung.co.id – Bupati Belitung H. Sahani Saleh, S.Sos., sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Belitung, menyampaikan kembali Press Release laporan terkini penyebaran dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Belitung. Kamis (19/11/2020).

“Innalillahi wainnailaihi rojiun, Telah meninggal dunia Pasien 1760 Konfirmasi Positif Covid-19 dengan inisial HA, Perempuan berusia 69 (Enam Puluh Sembilan) tahun, seorang ibu rumah tangga yang merupakan pasien rujukan dari klinik swasta di Tanjungpandan dikarenakan hasil test Rapid Test Reaktif pada Tanggal 16 November 2020 dengan keluhan demam, batuk kering, sesak, sakit kepala serta riwayat penyakit komorbid darah tinggi.

“Pasien langsung dirawat di Ruang Isolasi RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung, selama dirawat kondisi pasien makin menurun dengan gejala happy hypoxia, tiba-tiba mengalami perburukan pada Tanggal 19 November 2020 pukul 06.00 WIB dan mengalami henti jantung pada pukul 10.00 WIB,

“kemudian dilakukan tindakan medis namun tidak berhasil. Pasien lalu dinyatakan meninggal pada Pukul 10.30 WIB. Pasien telah dilakukan pemulasaran jenazah sesuai dengan protokol Covid-19, dan akan dimakamkan pada hari Kamis, 19 November 2020. Pasien 1674 ini adalah pasien ke-5 (Lima) yang meninggal dikarenakan Covid-19 di Kabupaten Belitung.” Ujarnya.

Selain itu, hari ini (19/11/2020) Laboratorium Biomedis RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung telah melakukan pemeriksaan swab PCR pada pasien dengan hasil sebagai berikut :

Pasien 1774 adalah seorang Perempuan berusia 52 (Lima Puluh Dua) tahun, ibu rumah tangga yang beralamat di Bulutumbang. Pasien adalah rujukan dari sebuah rumah sakit swasta di Tanjungpandan pada tanggal 17 November 2020, dengan gejala sesak dan gambaran radiologi infeksi paru pneumonia serta riwayat penyakit komorbid kencing manis dan darah tinggi.

Anak Pasien 1774 memiliki riwayat berpergian dari luar daerah. Hasil pemeriksaan Swab PCR di Laboratorium Biomedis RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung hari ini dinyatakan Pasien 1774 Terkonfirmasi Covid-19.

Pasien 1796 adalah seorang Perempuan berusia 49 (Empat Puluh Sembilan) tahun, seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Perawas. Pasien adalah adik dari Pasien 1761 (DA/P/56) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Hasil pemeriksaan Swab PCR di Laboratorium Biomedis RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung hari ini dinyatakan Pasien 1796 Terkonfirmasi Covid-19 .

Pasien 1802 adalah seorang Laki-Laki berusia 32 (Tiga Puluh Dua) tahun, seorang karyawan swasta yang beralamat di Paal Satu. Pasien adalah suami dari Pasien 1782 (SM/Pr/31Th) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Hasil pemeriksaan Swab PCR di Laboratorium Biomedis RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung hari ini dinyatakan Pasien 1802 Terkonfirmasi Covid-19 .

Pasien 1803 adalah seorang Laki-Laki berusia 60 (Enam Puluh) tahun, beralamat di Perawas. Pasien adalah suami dari Pasien 1784 (HA/Pr/59Th) yang terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil pemeriksaan Swab PCR di Laboratorium Biomedis RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung hari ini dinyatakan Pasien 1803 Terkonfirmasi Covid-19 .

Saat ini Pasien 1774 sedang dirawat di Ruang Isolasi RSUD dr. H Marsidi Judono, sedangkan Pasien 1802 dan 1803 akan diisolasi di Pusat Karantina SKB. RSUD dr. H Marsidi Judono sedang merawat 3 (Tiga) orang pasien terkonfirmasi Covid-19
dengan gejala sedang.

Sedangkan di Pusat Isolasi SKB Kabupaten Belitung sedang merawat total 18 (Delapan Belas) orang pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan kondisi stabil, dengan gejala ringan dan tanpa gejala.

Sehingga saat ini Satgas Percepatan Covid-19 Kabupaten Belitung sedang merawat dan mengisolasi sebanyak 21 (Dua Puluh Satu) orang pasien terkonfirmasi Covid-19.

Hingga hari ini total pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Belitung sebanyak 94 (Sembilan Puluh Empat) orang, dengan jumlah kematian akibat terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 5 (Lima) orang.

Bagi masyarakat yang pernah kontak erat dengan pasien Konfirmasi Covid-19 berada dalam satu ruangan lebih dari 15 (Lima Belas) menit, berdekatan dengan jarak kurang dari 2 (Dua) meter diharapkan untuk segera menghubungi Dinas Kesehatan atau fasilitas kesehatan terdekat.

(Red.KB)