Belitung Timur Kuliner News

Dihari Jadi Kota Manggar Ke-150 Tahun 2021, Pemkab Beltim Dukung Peluang Usaha Madu Bekerjasama Dengan PT. Pos Dalam Pengiriman Ke Seluruh Indonesia

Belitung Timur, kabarbelitung.co.id – Pada acara puncak Hari Jadi Kota Manggar Ke-150 Tahun 2021, Bupati Belitung Timur Burhanudin bersama Forkopimda dan Camat Manggar menyaksikan pengiriman Madu Teran asli Belitung Timur yang dikirim ke Provinsi Jambi sebanyak 1 Ton. Bertempat di halaman Kantor Camat Manggar, Sabtu (09/10/2021).

Program ini merupakan salah satu kegiatan Kecamatan Manggar yang memiliki Komunitas UMKM Binaan atau Komunitas Manggar Berdaya yang memiliki produk unggulan dari UMKM dan bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia yang membantu pengiriman produk UMKM ke seluruh Indonesia dengan potongan biaya sampai dengan 15%.

Camat Manggar Abdul Rachim mengatakan Komunitas Manggar berdaya tersebut berjumlah 273 anggota, dengan bermacam-macam produk UMKM didalamnya.

“Setiap anggota komunitas yang ingin mengirim produk UMKM kemudian dibawa ke PT. Pos disertai dengan penyebutan nama beserta nama komunitas maka tarif potongan harga tersebut akan berlaku.

“Apakah ini berlaku bagi non komunitas sepengetahuan kami hal tersebut tidak berlaku, mengingat bahwa nama, jenis produk dan alamat anggota telah disampaikan kepada PT. Pos.

“Ia mengungkapkan dengan pengiriman 1 ton tersebut apabila dinilai dengan jumlah uang sebesar 140 juta rupiah dan dibagi rata kepada anggota komunitas madu teran maka perorang akan mendapatkan paling sedikit 1,4 juta perbulan dan itu semua dengan ketentuan budidaya dilaksanakan dengan serius.” Jelas Camat Manggar Abdul Rachim.

Bupati Beltim Burhanudin berharap program seperti ini berkelanjutan, mewadahi UMKM untuk memasarkan produknya, memacu kreativitas masyarakat khususnya anak muda dalam meningkatkan perekonomian dengan berdikari, membangun usaha dan membuka lapangan pekerjaan.

Sementara itu, Yuliandra selaku Ketua Raja Tran Belitong mengatakan saat ini berkembang ratusan peternak lebah lokal, baik yang dikelola dalam skala besar maupun yang berskala kecil sebagai usaha sampingan.

“Produk madu yang dihasilkan berasal dari peternakan lebah madu yang berada di sekitar wilayah Beltim, ada sekitar 150 anggota peternak madu Se-Beltim.” Kata Yuliandra.

Usaha yang sudah berjalan sekitar satu tahun ini menghasilkan keuntungan yang tidak sedikit.

“Peluang usaha madu ini cukup menjanjikan. Setiap peternak rata-rata menghasilkan 20-50 liter perbulan hingga omset mereka sekitar 3-5 jutaan setiap bulan.” Ungkapnya.

“Selaku produsen pihaknya selalu berusaha mengoptimalkan dan memberikan jaminan terbaik pada kualitas produk yang dihasilkan hingga kemasan produk supaya usaha ini terus berjalan untuk membantu perekonomian masyarakat.” Jelasnya

(Andi.M/Ver)